Chat with us, powered by LiveChat

BANDAR TOGEL TERPERCAYA MOTO4D

Aduan Skandal Seks, Pejabat BPJS Ketenagakerjaan Dinonaktifkan

Sharing is caring!

Syafri Adnan Baharuddin, 59 tahun, anggota Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan resmi dinonaktifkan alias diberhentikan sementara dari jabatannya. Keputusan ini diambil oleh Dewan Pengawas menyusul kasus dugaan pelecehan seksual antara Syafri dengan asisten ahlinya Tini, 27 tahun (bukan nama sebenarnya).

“Demi menjaga situasi tetap kondusif dan kedua belah pihak dapat fokus menyelesaikan permasalahan pribadinya,” kata Ivansyah Utoh Banja, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat BPJS Ketenagakerjaan kepada Tempo di Jakarta, Sabtu, 29 Desember 2018.

Syafri bernasib sama dengan Tini yang telah lebih dulu diberhentikan sementara pada 30 November 2018 hingga 31 Desember 2018. Kabar semula bahkan menyebut Tini telah dipecat beberapa hari kemudian yaitu pada 5 Desember 2018.

Namun surat pemecatan yang beredar ternyata belum dibubuhkan tanda tangan Tini maupun Guntur Witjaksono sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. “Setahu saya itu tidak ditandatangani pihak manapun, jadi hanya skorsing, bukan dipecat,” kata Utoh.

Kasus ini sebelumnya terkuak setelah Tini menyampaikan insiden pelecehan seksual hingga pemerkosaan yang dialaminya dalam konferensi pers di kantor konsultan politik Saiful Mujani Research and Consulting, Cikini, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. Tini mengaku dilecehkan selama empat kali dari April 2016 hingga November 2018. Kejadian itu, kata dia, dialaminya baik di dalam kantor maupun di luar saat perjalanan dinas.

Akibat kejadian ini, Tini telah melapor langsung kepada Dewan Jaminan Sosial Nasional atau DJSN. Dewan Pengawas dan Direksi BPJS pun, kata Utoh, juga telah menerima tembusan surat tersebut. Selanjutnya, DJSN akan membentuk tim ad hoc beranggotakan anggota mereka sendiri, kementerian, dan ahli untuk menindaklanjuti laporan Tini.

Lebih lanjut, Utoh belum mengetahui apakah pemberhentian sementara Syafri mengikuti Tini yaitu sampai 31 Desember 2018. Urusan ini, kata Utoh, akan dievaluasi oleh Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Namun, kata Utoh, masa pemberhentian bisa saja diperpanjang seraya menunggu hasil keputusan dari tim ad hoc soal nasib Tini maupun Syafri yang juga menjabat sebagai Kepala Komite Audit Anggaran dan Aktuaria tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Welcome!

BONUS PROMO DEPOSIT HARIAN Rp 5.000
KABAR GEMBIRA KAK AKAN DI ADAKAN PERLOMBAAN DI GROUP MOTO4D
LOMBA YANG SANGGAT SIMPLE TEBAK 2D BELAKANG 4 LINE
HADIAH PERTAMA SEBESAR Rp 150.000
HADIAH KEDUA SEBESAR Rp 50.000
HADIAH KETIGA SEBESAR Rp 20.000
HADIAH KE4 DAN KE 5 Rp 10.000
KETENTUAN YANG HARUS DI IKUTI :
1. ANGGOTA LOMBA HARUS MEMPUNYAI AKUN DI BO MOTO4D
2. ANGGOTA LOMBA HARUS MELAKUKAN BETTINGAN MINIMUM Rp 20.000 SETELAH POTONG DISKON DI PASARAN YANG DI LOMBAKAN
3. KEMENANGAN LOMBA DI LIHAT DARI KECEPATAN BETTINGANNYA
4. MELAKUKAN EDIT ATAU SYUNTING DI ANGGAP HANGUS
CONTOH BETTINGAN :
(USER ) 12*52*56*44 #MOTO4D
https://www.facebook.com/groups/2028201184118464/